Motret dengan Speed (S) yang tinggi, secara teori dan praktek lebih mudah dan hasilnya lebih mudah diprediksi, mengapa? pertama: kemungkinan hasil gambar blur lebih kecil (kecuali blur karena tidak fokus), kedua: motretnya engga perlu pakai tripod, sehingga kita bisa lebih leluasa,,,motretnya sambil jalan juga engga apa-apa (asal pilihan S nya cukup tinggi), ketiga: motretnya bisa banyak sekali, sehingga satu momen, bisa dipotret lebih dari 10X, artinya, kita bisa memilih hasil foto terbaik untuk momen yang singkat itu,,,(bayangkan kalau kita set S nya 1/500 detik...dalam satu detik kita bisa motret 500 kali, asal kameranya mampu!!!)
Motret dengan kecepatan tinggi, biasanya dibarengi dengan pilihan lensa yang panjang (tele/zoom), agar kita bisa menangkap momen-2 dari subjek kita dengan pecahan waktu yang singkat. Sekedar tips saja agar aplikasi motret kecepatan tingginya lebih optimum:
"becanda apa beneran?"
1. Pilih diafragma terbesar, sehingga kita punya pilihan Speed yang tercepat...seberapa cepat? kalau saya sih minimal 1/250 detik...2. gunakan mode sport ,,,biasanya mode ini, diprogram untuk membekukan gerakan (speednya tinggi)
3. gunakan lensa tele atau lakukan zoom (maksimalkan optical zoomingnya)
4. jangan pelit-pelit menekan shutter speed,,,cuek ajah,,,pokoknya jepret-jepret-jepret terus sampe puasss.
5. anda juga sebaiknya ikut bermain dan bergembira serta ikut difoto...jangan motret terussss. hehe
Ok...selamat bersenang-senang dengan high speed!
Mau belajar fotografi murah dan efektif? saya sudah buatkan khusus untuk anda di fotoindah.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar