Halaman

Tampilkan postingan dengan label ide peralatan foto. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ide peralatan foto. Tampilkan semua postingan

Rabu, 02 Februari 2011

Kamera Analog Nikon

Beralihnya teknologi fotografi menuju digital,,,meninggalkan beberapa kamera slr kesayangan saya menjadi barang antik...padahal, terus terang, sy suka sekali dengan kamera-kamera slr nikon saya. Begitu gagah, kokoh dan gaya banget.

Seri kamera slr profesional nikon pada era analog memang manteb banget, dan masih mampu ke beli. yang tetep berat dari dulu sampe sekarang adalah lensa-lensa nikon yang profesional (harganya ruar biasa, walaupun sebanding dengan kualitas gambarnya). Dan yang menarik dari nikon slr adalah ia begitu konsisten dengan mounting sistem lensanya,,,sehingga lensa-lensa jadulpun masih terus bisa dipakai.

Era 70'an nikon punya SRL profesional F3,,,sy beruntung sempet beli dengan harga murah meriah satu set F3, lengkap body, motor drive dan flashnya (yang unik)..sy sempat pula merasakan sensasi, motret dengan F3...berat, full manual, dan tahan banting...bahkan engga pake baterry pun, ia masih bisa digunakan....pokoknya gagah banget deh. Dulu ia, Cocok banget buat yang suka hunting ke alam liar.


Perhatikan gambar di atas,,,,betulkan, kalau saya bilang F3 dengan motor drive,,benar-2 tampak kokok, gagah dan tentunya berat....

era 80'an sampai 90'an Nikon merelease , kelas SLR pro dengan seri F4...Ini, kamera andalan saya dahulu,,,bentuknya ergonomis, gagah, kuat dan indah di pandang...apalagi yang seri F4s (motor drivenya tidak terlalu besar dan proporsional dengan bodinya). Seri F4, sudah lebih canggih dibanding F3...sudah ada program pencahayaan, fokus otomatis, dan banyak lagi feature canggih (untuk kondisi saat itu)


Kalo F3, bentuknya terlalu kotak dan kaku...F4s lebih meliuk-liuk bodinya, tetapi tetap tampil tegas dan gagah. Kalo hunting foto, pake F4s, belum motret ajah, udah pede banget,,,hehe.
Oh ya...beruntung dengan teknologi digital saat ini, kita bisa memberondong jepretan, sebanyak mungkin, sejauh media simpan yang kita gunakan punya kapasitas yang banyak, dan tidak mempengaruhi tampilan bodi. Nah, jaman analog dulu,,,untuk membuat kamera slr kita mampu memotret dengan banyak jepretan, perlu tambahan alat, untuk menyimpan dan menaruh film sebagai media rekamnya.


perhatikan,,,tambahan alat untuk menampung film, F4nya kayak punya sayap, hehe.

Rindu juga sih, menggunakan kamera-2 analog hebat itu,,,tapi males, ke lab untuk cuci atau cetaknya....Terus bagusnya diapain tuh kamera yah?

Mau belajar fotografi murah dan efektif? saya sudah buatkan khusus untuk anda di fotoindah.com

Kamis, 16 Desember 2010

Rawat Kamera & Lensa Mu!

Kamera plus perlengkapannya merupakan aset yang berharga bagi kebanyakan orang. Minimal pada saat-saat tertentu ia begitu terasa penting. Misalnya pada saat ngumpul, liburan, event-event keluarga dan banyak lagi. Tetapi, walaupun biasanya sudah diinformasikan di buku manual, kegiatan perawatan kamera sering terabaikan. Nah, mudah-mudahan tips berikut kembali mengingatkan beberapa hal penting dalam merawat kamera kesayangan anda plus perlengkapannya.

 
kamera dan lensa yang sehat menghasilkan foto yang indah

  • Usahakan kamera disimpan di tempat yang kering (bila perlu tempat yang kedap dan ditambah dengan silica gel). hal ini diperlukan agar lensa kamera kita tidak menjadi sarang jamur yang dapat mengurangi kualitas gambar dari lensa kita. Cara paling mudah adalah dimasukan ke dalam kantong plastik yang cukup tebal dan ditambah silica gel lalu diikat serapat-rapatnya menggunakan karet gelang atau tali.
  • Jangan sekali-kali menaruh kamera&lensa dalam lemari pakaian yang di dalamnya terdapat kapur barus. Ingat kapur barus adalah musuh lensa. Karena ia dapat merusak coating di permukaan lensa kita.
  • Bersihkan lensa kamera menggunakan tissue khusus untuk lensa atau kuas pembersih lensa.
  • Sangat disarankan anda memiliki kuas kecil plus blower manual untuk menghilangkan debu-debu yang ada disela-sela bodi kamera atau lensa.
  • Cabut semua baterai ketika kamera tidak digunakan (atau akan disimpan)
  • Ketika anda selesai motret di area pantai atau laut. Pastikan setelah itu seluruh bodi kamera dan perlengkapannya anda bilas dengan tissue yang sudah dibasahi tipis oleh air mineral untuk menghilangkan uap garam yang menempel. setelah itu keringkan segera dengan tissue. Ulangi sekali kalau anda belum yakin semua garam-garaman sudah hilang, terutama untuk bagian kamera yang terbuat dari bahan dasar metal.
  • Hindari melakukan transfer file-2 foto anda langsung dari kamera ke komputer. Cabut media penyimpan dari kamera anda, dan gunakan card reader untuk mentransfernya. Hal ini dilakukan untuk menghindari segala kemungkinan yang dapat membahayakan "sistem komputer" kamera anda.
  • Jangan perbaiki sendiri kerusakan kamera anda. Lebih aman perbaiki ke dealer resmi kamera anda.
  • Kamera jangan terlalu lama di simpan. Karena mubazir...buat apa beli kamera kalau tidak dipakai-pakai...he..he..he
Ingin belajar fotografi online yang murah dan effektif ? saya sudah buatkan khusus untuk anda di fotoindah.com

Rabu, 01 Desember 2010

Pentingnya TRIPOD

Bagi para pencinta ourdoor photography, Tripod sudah menjadi alat bantu yang sangat berguna untuk menghasilkan karya foto yang indah.  Alat berkaki tiga itu berguna untuk menyangga berat bodi kamera dan lensa agar kokoh dan tidak goyah dan bergetar ketika kita memotret.

tripod1
"Golden Skin"...Tanpa Tripod, foto makro seperti ini, susah banget dapet fokusnya.


Ada beberapa kondisi wajib yang mengharuskan kita menggunakan tripod, misalnya:
  1. Ketika kita memotret dengan kecepatan yang rendah, sehingga kalau kamera dipegang oleh tangan kita, bisa dipastikan hasil foto pasti burem/blur karena getaran tangan kita.
  2. Ketika kita memotret dengan lensa tele. Biasanya lensa tele makin panjang makin berat. Sehingga dengan kecepatan 1/250 detik pun masih bergetar kalau motretnya tanpa tripod.
  3. Ketika motret Close up tanpa flash. karena susah sekali kalau tanpa tripod, posisi lensa bergerak sedikit saja, perubahan akan hasil foto sudah sangat signifikan, Ya,,, burem lah atau komposisi foto jadi ngaco.
  4. Ketika kita ingin memotret dengan hasil yang lebih baik!!! mengapa? Dengan menggunakan tripod biasanya mau tidak mau, kita dipaksa untuk lebih teliti, konsentrasi dan selektif dalam membingkai foto. Beda kalau kamera ada ditangan, reflek kita biasanya langsung jeprat-jepret tanpa banyak evaluasi atas subjek yang kita foto.
  5. Ketika kita menginginkan Dof yang tinggi.
tripod
"silk road"...Tanpa Tripod, foto speed rendah seperti ini jadi mission impossible

Ada banyak sekali pilihan Tripod di pasar, apabila anda ingin serius motret outdoor, berikut saran saya untuk pilihan Tripod yang banyak bermanfaat dalam mengekspresikan kreatifitas foto outdoor anda:
  • Apabila budget anda memadai, belilah Tripod branded yang diperuntukkan untuk profesional dengan ciri-2: bagian-bagian tripod dijual terpisah (kaki, head dan realease).
  • Apabila budget terbatas, belilah Tripod kelas menengah yang biasanya dijual sudah lengkap semua komponen tripodnya. Ini beberapa tips untuk memilih Tripod kelas menengah:
  • - Rentangkan ketiga kaki tripod secara maksimum, lalu anda tekan bagian atasnya untuk mengetes kekokohannya. Apabila meletot, jangan dibeli.
  • - Pastikan dudukan kameranya kokoh (tempat kamera dipasang di tripod), sebaiknya jangan terbuat dari plastik, karena biasanya getas dan mudah patah.
  • - Pilih Tripod yang kaki-kakinya dapat dibuka secara maksimum sampai rata dengan tanah, sehingga bisa untuk memotret dari low angle (makin pendek jaraknya dengan tanah makin bagus)
  • - Kerusakan yang sering terjadi pada tripod adalah komponen pengunci kaki-kaki yang mengatur ketinggian Tripod, Jadi pastikan penguncinya kuat.

tripod3
"Nice Evening" ...warna senja dan dof yang tinggi bisa dapet karena kamera aman di tripod yang kokoh

Memang agak risih apabila ketika hunting foto harus bawa-bawa tripod, apalagi kalau sedang motret sendirian. Tapi cuek ajah, repot sedikit tapi puas pas melihat hasilnya. Dari pada nyesel, dapet subjek foto bagus, waktunya bagus, eh terkendala hanya karena tidak bawa Tripod.....Padahal dalam  fotografi outdoor, waktu yang tepat adalah faktor signifikan untuk hasil foto kita....suruh ulang lagi, belum tentu dapet moodnya.

Ingin belajar fotografi online yang murah dan effektif ? saya sudah buatkan khusus untuk anda di fotoindah.com