Halaman

Tampilkan postingan dengan label ide tempat berlibur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ide tempat berlibur. Tampilkan semua postingan

Minggu, 27 Februari 2011

Pantai Pangandaran Jawa Barat

DSC_6792
keceriaan di pantai barat pangandaran...pas sunset pula

Juli 2009 lalu saya mengunjungi pantai pangandaran untuk 3 hari 2 malam,,,kesan pertama saya adalah Luar biasa. Kenapa?

1. akses dan kondisi jalan dari bekasi atau jakarta menuju pengandaran relatif bagus... dimulai dari tol dan jalan keluar setelah cileunyi sampai dengan padalarang...jarak tempuh sekitar 350km dr jakarta (waktu tempuh sekitar 7-8 jam) menjadi nyaman-nyaman saja.

2. Pangandaran sekarang sudah menjelma menjadi kota wisata...banyak hotel dan penginapan baru,,,pasar wisata...ditambah kondisi jalan yang relatif mulus di kota wisata pengandaran...tahun 2000 saya terakhir ke pangandaran tidak seperti ini,,,ia telah berubah total...menjadi lebih baik (menurut saya)

3. Sebagai kota wisata, fasilitas dan jasa pendukung sudah memadai,,,untuk yang berduit,,,pilihan eksklusif tersedir...untuk yang pas-pas an,,,pilihan juga banyak tersedia...komplit toh. Sepeda tandem, ATV, motor, banana boat, perahu semua bisa digunakan dan disewa.

4. pencinta kuliner juga bisa memuaskan lidahnya dengan aneka masakan seafood,,,saya malah suka kue rangi (kue tradisional yang terbuat dari tepung, santen kelapa plus taburan gula pasir).

5. Saya baru tahu kalau pangandaran punya dua bibir pantai...Pantai timur dengan ombak yang besar (biasa digunakan untuk banana boat dan sejenisnya) serta Pantai barat dengan kelandaian bibir pantainya serta ombak yang sedang-sedang saja membuat nyaman untuk berenang.

6. ah...pokoknya bagus lah.

DSC_6768
Cagar alam pangandaran...untuk anda yang senang menjelajah.

DSC_6809
Pedagang kue rangi, menunggu pelanggan   

Ingin belajar fotografi online yang murah dan effektif ? saya sudah buatkan khusus untuk anda di fotoindah.com

Jumat, 25 Februari 2011

Kebun Teh Cianten

Belum lama, saya berkesempatan untuk mengunjungi Kebun Teh Cianten...wah...ternyata bagus sekali. Hanya sayang akses ke sananya lumayan berat. walaupun dengan mobil sedan pun masih bisa,,,hanya memang kondisi jalan tidak mulus.

Cianten dapat diakses melalui kota Bogor, terus ke arah darmaga dan leuwiliyang...setelah pertigaan cibatok,,,ada pasar. Nah setelah pasar itu, ada  belokan ke kiri menuju cianten. Dari jalan raya itu, cianten masih berjarak sekitar 25km. Saya sih tidak suka jalan aksesnya...kecil cukup untuk 2 mobil,,,tetapi banyak polisi tidur, sehingga praktis kita tidak bisa berkendara dengan kecepatan di atas 60km...jarak sependek itu ditempuh dalam waktu 1 jam.
tapi kepenatan diperjalanan yang kurang menyenangkan itu, terbayar ketika sudah memasuki kawasan perkebunan teh cianten....udara yang sejuk dan bersih,,,membuat pohon teh tampak sehat, rapi dan menyejukan mata.

Selepas dari pos penjagaan....kita bisa menjelajah kebun teh melewati jalan aspal yang relatif bagus,,,dan bisa berhenti di tempat-tempat tertentu untuk bisa sekedar menikmati kesejukan udara dan limpahan oksigen yang cukup banyak....Indah dan menyenangkan,  sayang, jalan menuju ke ciantennya....parah (tidak menyenangkan).

DSC_7129
hamparan tanaman teh di kebun cianten.

DSC_7225
2 pemetik teh, dengan topi caping yang besar.

Ingin belajar fotografi online yang murah dan effektif ? saya sudah buatkan khusus untuk anda di fotoindah.com

Kamis, 24 Februari 2011

KALI BIRU,..alternatif liburan ndeso di Jogja

Desa Kali Biru,,,! mungkin masih asing bagi anda....tentu saja. Desa terpencil ini tadinya hanya desa biasa yang dihuni oleh para penduduk yang bermata pencaharian bertani dan perambah hutan. Walhasil, bukit yang rimbun akhirnya berubah menjadi bukit yang kritis, karena kayu-kayunya dirambah oleh penduduk. Karena kesadaran dari warganya, Desa Kali Biru, berbenah dan menyadari kesalahannya. Sejak beberapa tahun lalu, dengan didukung oleh PemKab Kulon Progo dan LSM sekitar,...bukit tempat tinggal mereka ditanami kembali dengan pohon-pohon kayu endemik,...sehingga Desa yang terletak di ketinggian 500m dpl ini kembali menghijau dengan berbagai macam tumbuhan dan pepohonan.

jalan di atas perbukitan...hmm

Tidak hanya itu, Pemkab setempat juga mendukung keinginan warga kali biru untuk menjadikan desa mereka sebagai Tujuan Wisata bagi para pencinta alam, naturalis, penyuka tantangan dan suasana kampung jawa.  Sejak 2009, sah lah desa Kali Biru menjadi salah satu tujuan wisata di sekitar kota Wates, Kulon Progo - Yogyakarta.

Akhir Desember 2010, saya berkesempatan untuk mengunjungi dan bermalam di KALI BIRU....ini beberapa kesan saya:

1. Bagi anda yang suka tantangan, ini adalah tujuan wisata di Yogyakarta yang harus anda kunjungi,...kenapa? Perjalanan menuju Kali Biru saja sudah menjadi sensasi tersendiri bagi anda. Lepas kota Wates, anda arahkan kendaraan ke arah Waduk Sermo...anda akan disuguhkan dengan sensasi jalanan yang  "pas untuk dua mobil" menanjak dan berliku,....huuyyy. ... adrenalin anda terpacu, dengan suguhan perjalanan dan panorama yang menantang ini. Di sepanjang jalan, akan ada penunjuk arah ke Kali Biru.

Rumah Panggung Kayu Alami...itu nama yang saya berikan untuk tempat bermalam di Kali Biru

2. Ada 7 (tujuh) Rumah Panggung Kayu Alami (RPKA) yang bisa kita sewa untuk bermalam di sana. ...Dari Tempat parkir kendaraan menuju RPKA, kita akan berjalan sejauh kurang lebih 100m saja,...tetapi, jalannya amat sangat menanjak,...jadi lumayan lah, sebagai pembakar kalori di awal adventure anda di Kali Biru.  RPKA benar-benar orisinil, benar-benar dari kayu dan hanya berdiding bilik bambu, tanpa penyekat dengan luas kurang lebih 2,5x4 meter...wuihhh mantab....anda akan diiringi oleh nyanyian alami dari para musikus alam,...jangkrik dan serangga-serangga lainnya....Jangan kuatir, listrik dan air tersedia dengan baik.

Jalur yang mewah untuk tracking...

3. Tracking, jelajah hutan!!! Lokasi Kali Biru yang diperbukitan dan hutan lindung,...menantang kita untuk tracking!..seberapa jauh anda akan tracking? terserah,..silahkan pilih, ada short, medium and long track! Kalau anda pilih yang short, itupun sudah menakjubkan dan cukup untuk membakar kalori! kebetulan saya juga hanya ikut yang short saja. Dari RPKA tempat saya bermalam sampai dengan Menara Pandang Terjauh...jaraknya mungkin hanya ratusan meter saja,...hanya saja medannya mendaki dan menurun.  sarana tracking sangat mendukung,...mulai dari jalan beton dan keramik yang datar sampai dengan tangga yang tertata rapi. Kita akan menyusur hutan dengan pemandangan yang luar biasa. Hamparan bukit, kota Wates, Waduk Sermo dan Laut Selatan yang membiru. Wah, seandainya saya bermalam lebih lama, saya ingin sekali mencicipi sajian alami menjelajah hutan dengan mengambil long tracking....

huiih...pembakar kalori yang sempurna...tracking yang menanjak!

4. Menara Pandang....Lokasi Wisata Kali Biru, memiliki 4 (empat) Menara Pandang, yang di tempatkan di titik-titik tertentu, yang memungkinkan kita untuk dapat menikmati panorama yang berbeda. Kita bisa menikmati Bukit Manoreh, Waduk Sermo, Kota Jogjakarta, Wates, Laut Selatan dan tentunya Sunset dan Sunrise...ck-ck-ck. Di salah satu menara pandang juga difungsikan sebagai flying fox,...jadi komplit sudah, kalo anda memang suka tantangan!

Menara Pandang berada di puncak-puncak bukit Kali Biru...panorama alam yang indah!

5. Kuliner, Suasana dan Keramahan Desa Jawa.....Kali Biru juga menyediakan sensasi alami untuk lidah dan Jiwa. Kita akan disambut dengan keramahan yang tulus dan alami dari penduduk sekitar yang notabene "merekalah pemilik dan pengelola Kali Biru".  Kita dapat menikmati sajian yang benar-benar ndeso,...nasi putih pulen dan hangat dengan lele goreng plus sambal khas jawa, yang tidak terlalu pedas dan sedikit manis,...sayur daun singkong, sayur rebung dan yang tidak dapat saya lupakan adalah minuman khas "Legen" yang berasal dari pohon kelapa!

Wah, lima catatan saya di atas, sepertinya masih belum bisa mengekspresikan semua ke khas'an, ke alamian, ke ndesoan dan ke sejukan Kali Biru....dan saya selalu percaya "Wisata Back to Nature" seperti ini yang selalu kita inginkan, untuk merecharge kepenatan dan ke"kota'an kita. ...benar-benar stress realease....Mudah-mudahan Kali Biru dengan Penduduknya di sana terus menjaga ke"alamian" dan bisa membantu orang-orang kota yang kelelahan dan ingin sejenak bersatu dengan alam..... Mau?

Belajar fotografi murah dan efektif?  Saya sudah buatkan khusus untuk anda, lihat caranya di fotoindah.com

Senin, 21 Februari 2011

Kawah Putih, Gunung Patuha

DSC_7362

Objek wisata Kawah putih sebenarnya adalah kawah dari gunung Patuha yang terisi oleh air hujan. Seperti kawah gunung berapi pada umumnya, daerah kawah putih full bau belerang, tetapi untungnya tidak terlalu menyengat. Sesuai dengan namanya, Kawah putih memberi sensasi khusus bagi mata kita...karena hamparan air belerang ini, menyebabkan warna air bernuansa  dingin, didominasi warna putih dan biru muda telur asin. Warna sejuk dan menjadi benar-benar sejuk karena suhu udara memang sejuk (bahkan cenderung dingin). Jadi klop banget,,,mata dipuaskan dengan warna pemandangan yang dingin plus udara yang memang benar-benar dingin (suhu skitra 17-21 derajat celcius).

DSC_7411

Bagi anda yang hobi fotografi,,,,di kawah putih akan ada banyak sekali, spot-spot foto yang menarik. warna sejuk plus kabut yang tebal, serta hamparan batu hitam menjadi hasil foto yang unik dan menarik.  Pokoknya anda motret orang atau pemandangan, secara teknis akan menjadi hasil foto yang "rata-rata" memuaskan anda.

Kawah putih bisa ditempuh melalui Tol Purbalenyi. Keluar pintu toll KOPO, setelah itu ikuti saja jalan menuju Soreang-Ciwidey-kawah putih. dari Tol Kopo, kawah putih berjarak kurang lebih 36km. Saya sarankan anda sudah keluar di tol kopo kurang dari jam 7 pagi (untuk menghindari kemacetan di pasar Kopo) . Dan lagi, enak sekali anda sudah di kawah putih ketika hari masih pagi,,,,duingin dan bagus sekali suasananya untuk memotret.  Tiket masuk (Oktober 2009) sebesar Rp.12 ribu/orang...mobil bisa di bawa naik sampai puncak. seandainya anda tidak membawa mobil, pihak pengelola menyediakan angkutan menuju puncak kawah putih.

DSC_7405

Kalau anda ingin, terus menikmati sensasi dingin kawah putih,,,tidak ada salahnya anda menginap di Ranca Upas Camping Ground yang berjarak hanya 1 km dari kawah putih.

DSC_7408

Mau belajar fotografi murah dan efektif? saya sudah buatkan khusus untuk anda di fotoindah.com

Rabu, 16 Februari 2011

Telaga Sarangan, danau di atas gunung

Menurut saya, Telaga Sarangan adalah salah satu objek wisata yang cukup menantang! Terutama untuk anda yang suka berpergian atau piknik menggunakan mobil. Bagaimana tidak, untuk menuju lokasi, anda harus memastikan kondisi mobil anda sehat walafi'at.  Selepas dari kota Solo (surakarta),,,anda akan terus menanjak ke atas, menuju kota Karang Anyar,,,dan terus menanjak dan semakin menanjak dengan kondisi jalan yang tidak besar serta berliku menuju Telaga Sarangan.



Objek wisata Sarangan sebenarnya hanya berupa telaga yang tidak terlalu besar. Hanya karena letaknya yang cukup tinggi, membuat telaga ini, menjadi objek wisata yang menarik. Di ketinggian sekitar 1200 mdpl....udara di sekitar Telaga Sarangan, menjadi sejuk dan nyaman. Tiket masuknya juga cukup murah, hanya Rp.4000 per orang.

Akomodasi cukup banyak di sana, mulai dari motel-2 kecil, sampai dengan hotel yang cukup lumayan dengan tarif yang tidak terlalu mahal....kisaran 100rb s/d 400 rb.


wisata air yang disediakan di Telaga Sarangan,,,masih cukup terbatas, tetapi lumayan lah untuk stress realese...anda bisa mengelilingi telaga dengan speed boat (sekali putar Rp.40 ribu) atau bebek air (Rp.40rb/jam)....atau yang paling murah anda dapat berjalan kaki mengelilingi telaga. Kuda juga ada kalau anda tidak ingin cape,,,hanya Rp.30rb saja.

Kuliner khas di telaga sarangan adalah sate kelinci atau sate ayam,,,dengan isi tusukan yang super tipis dan kecil,,,,jadi engga terasa nendang di perut, kalau cuman memakan 1 porsi yang terdiri dari 15 tusuk itu (1 porsi Rp.9ooo saja!)...

So,,,kalo udah sampe Solo, sempatkan mampir ke Sarangan yang sudah berada di Jawa Timur itu!


Mau belajar fotografi online, murah dan efektif? saya sudah buatkan khusus untuk anda di fotoindah.com

Senin, 14 Februari 2011

Curug Panjang, Megamendung

Setelah tertunda-tunda, akhirnya saya berhasil juga,,,mengunjungi curug panjang. ternyata tidak terlalu jauh yah, hanya 16km dari pintu tol Ciawi.  Setelah memasuki daerah cipayung, mata langsung mencari-cari plang penunjuk,,,dan ternyata mudah sekali,,,begitu ada papan "learning center unilever",,,langsung belok kiri. Dari jalan utama sampai dengan diklat serse, jalanan masih lumayan lebar (kurang lebih 2 mobil),,,,nah begitu lepas dari diklat serse, jalan mulai menyempit dengan ekstrim,,,lebar jalan hanya pas 1 mobil lebih dikit! Tetapi suasana sisi-sisi jalan mulai menarik dan menyejukkan mata. Mulai dari melewati perkampungan, kawasan hutan, punggung bukit dengan pemandangan daerah puncak...Kondisi jalan masih terbilang bagus (mobil sedan dengan ground clearace rendahpun masih bisa lewat dengan nyataiii),,,walaupun jalanannya kecil, berliku dan menanjak! Kata kuncinya cuman satu....nikmati suasana yang ada. Oh ya, kita dipandu penunjuk arah "menuju curug panjang" di sepanjang perjalanan yang melewati jalan kecil dan berliku itu.

jalan sempit, berkelok, tetapi pemandangannya, top abizz

Saya tidak melihat adanya gerbang pintu masuk khusus....pokoknya tiba-tiba, jalan aspal habis, dan kita sudah sampai di loket pintu masuk "curug panjang". Tiket masuknya cukup terjangkau (Rp.5500, sudah termasuk asuransi).

curug panjang,,,memang air terjun yang landai dan panjang

Menuju lokasi curug panjang, kita harus melewati jalan batu yang cukup lebar. Kita akan sambut dengan banyaknya spanduk-spanduk peringatan, tentang pentingnya keselamatan, kebersihan, tempat membuang sampah dll....tetapi ternyata itu efektif, karena di area curug panjang itu,,,memang bersih dan bebas dari sampah!!! Sebelum sampai ke curug panjang, kita akan melewati curug sawer, yang kecil mungil.

lokasi camping yang bersih dan terawat rapih...

Jalan berbatu akan pecah dua....ke bawah menuju curug panjang dan lurus terus menuju camping ground. Kalo enggak pengen camping yang, mendingan langsung saja turun ke bawah menuju curug panjang.,,,Sesampainya di lokasi, kita akan menyadari, mengapa ia dinamakan curug panjang. Karena ternyata air terjun itu, turun bertingkat-tingkat dan cukup panjang.....mulai dari air terjun utama yang deras, sampai dengan pecahan-pecahan kecil yang memanjang, melintasi bongkahan batu kali raksasa.

Di curug panjang, ini ada spot-spot kubangan air yang mengundang kita untuk berenang....sy pun engga tahan untuk tidak segera terjun....bluuuur,,,,seger, dingin dan aduuuuh, kaki saya terantuk batu-batu kali di dasar sungai....tapi, engga apa-apa,,,kapan lagi " berenang di natural swimming pool", dengan air jernih, bersih dan tanpa kaporit!!!

the real "natural swimming pool"

Oh ya, satu yang kurang nyaman di Curug Panjang adalah parkir mobilnya di pinggir jalan nan sempit. Mobil saya pernah kesenggol bempernya,,,dan petugas di sana tidak komen apa-apa, padahal dia melihat kejadiannya?...kalau saya enggak komplen, dia cuek ajah tuh!!!

Mau belajar fotografi murah dan efektif? saya sudah buatkan khusus untuk anda di fotoindah.com

Selasa, 01 Februari 2011

Tangkuban Prahu...Sensasi Kawah Aktif

bandingkan besarnya kawah dengan orang yang ada dipinggir kawah itu

Gunung Tangkuban prahu terkenal sekali, apalagi dengan legenda sangkuriangnya...saking terkenalnya, objek wisata alam ini sepertinya tak pernah sepi. Tidak musim liburan pun, banyak saja orang yang ke sana.Saya sendiri sudah dua kali ke sana, walaupun setelah sampai di sana, bingung? mau ngapain yah!!! hehe... kalau orang kota, mungkin yang dicari adalah kesejukannya. Dengan ketinggian 1830m dpl, Kawah Ratu yang merupakan tujuan utama objek wisata tangkuban prahu, memang memberikan sensasi hawa dingin yang bikin kangen, apalagi ditambah dengan hembusan angin berbau belerang, bikin tambah dingin lagi. Anda kedinginan, jangan kuatir, ada banyak penjaja, syal ataupun topi-topi bulu yang hangat.

Kawah ratu yang terletak di puncak gunung tangkuban prahu ini sangat luas diameternya, dan kita bisa menyaksikan dasar kawah dari pinggiran kawah yang hanya dipagari dengan pagar kayu kulit kina...fantastis!!!  Kita akan menyaksikan lubang kawah dalam yang terdiri dari batu dan pasir serta sedikit air belerang berwarna putih ke biru-biruan plus asap putih tipis. karena kawah ratu ini jadi icon di sana, maka di sekitar pinggiran kawah inilah, yang biasa dijadikan objek foto favorit para pengunjung...menyaksikan orang bergaya di pinggir kawah, jadi pemandangan yang lumrah. Kita dituntun untuk berjalan mengitari kawah ratu, dengan area berjalan yang cukup lebar dan aman. Di sisi jalan tersebut telah berjejer rapi, para pedagang souvenir, makanan dan minuman. Lelah berjalan! telah dibangun banyak shelter dan tempat duduk yang nyaman, plus kita bisa pesen kopi atau jahe hangat...enak bukan!

syal dan topi bulu warna-warni

Objek wisata tangkuban prahu bisa di akses melalui Subang ataupun Bandung. Kalau dari Bandung, kita tinggal mengarahkan kendaraan ke Lembang. Tiket masuknya (2010) relatif murah 5 orang plus satu mobil hanya Rp.75rb. lepas dari gerbang tiket,,,kendaraan kita akan mendaki jalan yang relatif kecil dan berkelok sampai puncak gunung (kawah ratu). parkir mobil sebenarnya terbatas, sehingga anda harus pintar-pintar cari tempat parkir, tidak usah sampai tempat paling atas, karena biasanya di situ mobil saling berdesak-desakan.

atap kios pedagang souveiner

Tips untuk anda yang gemar fotografi! karena hampir semua orang ingin mengabadikan kawah, jadi tidak ada salahnya anda juga ikut mengabadikannya,,,tetapi jangan lupa, sebaiknya ada pembanding atau ada point of interest dari foto kawah anda, biar pemirsa bisa membayangkan, seberapa besar kawah tersebut. Oh ya, satu lagi. Biasanya cahaya matahari cukup terik, maklum di puncak gunung,,,sehingga kontras biasanya cukup tinggi, jadi siasati lah, kondisi tersebut untuk membuat foto anda lebih indah, misalnya dengan teknik fill in flash, apabila anda memotret keluarga anda. ..Ok, have a nice holiday..

Mau belajar fotografi murah dan efektif? saya sudah buatkan khusus untuk anda di fotoindah.com

Senin, 31 Januari 2011

Pantai Santolo - Garut

Kalau dengar kata pantai, apa yang terlintas pertama kali dalam pikiran anda? Pasir Putih!!! yah, itu juga yang terlintas di pikiran saya. Pantai Santolo, memberi jawaban itu! Pasir putih, landai, sensasi ombak yang menawan serta ikan bakar yang memanjakan lidah. Saya terkesan dengan hamparan pasir putih yang cukup panjang di pantai santolo. tipe pasir putihnya pun cukup halus dan lembut. Hamparan pantai yang landai, membuat nyaman sekali tidur-tiduran di hamparan pasir. pokoknya dari sisi alami, pantai ini punya potensi yang menjanjikan, sebagai tempat wisata untuk keluarga.

bibir pantai dengan pasir putih yang panjang dan landai...

Lepas tol cileunyi, jarak menuju pantai ini sekitar 112 km, terlihat cukup jauh yah! Tapi kalau anda termasuk jenis orang yang "memasukan perjalanan juga sebagai bagian dari wisata", saya jamin, perjalanan sejauh itu sangat menyenangkan. Akses jalan mulai dari kota Garut sampai Pantai Santolo, sangat baik (aspal mulus dan lebar jalan cukup), hanya sedikit sekali hambatan jalan berlubang atau jalan rusak. Yang paling menonjol dari perjalanan antara kota Garut sampai Pameupeuk adalah kondisi pemandangan kiri kanan jalan yang sangat bervariasi. Kita akan melewati kota-kota kecamatan dengan toko-toko atau pasar yang khas, kawasan hutan, persawahan dan kebun teh.  Mata kita akan disajikan dengan panorama yang memanjakan mata. Bagaimana tidak, kita melintasi bukit-bukit yang asri, sejuk dan tentu dengan sensasi jalan berliku yang menyenangkan. Pokoknya, perjalanan yang menyenangkan deh.

pasir putihnya lembut sekali!

Di kawasan pantai Santolo, seperti kebanyakan kawasan wisata pantai di indonesia, di isi dengan banyaknya rumah makan sea food dan penginapan-penginapan murah meriah. Kalau anda tidak berkeberatan untuk sedikit kepanasan, ada banyak penginapan dengan kelas 50rb s/d 100 rb permalam di sana. lokasi penginapan tepat di pinggir pantai, sehingga dalam tidurpun, anda dapat menikmati deburan ombak pantai selatan yang menggelegar! Wisata kuliner dengan berpuas ria menikmati sea food pun cukup murah...ikan kerapu/kakap/kue sudah dapat anda nikmati sesuai selera anda hanya dengan 60-70rb per kg dalam kondisi sudah matang dan siap santap!!!

Anda bosan dengan pantai dengan pasir putih yang landai?, dengan menyebrangi muara (bayar ongkos perahu 2rb/orang), anda sudah berada di sisi pantai santolo yang berbeda. Di sisi muara ini, pantainya di dominasi dengan karang-karang (pantai karang), sehingga apabila sedang surut, anda bisa bermain ke tengah lautan, melewati karang-karang keras yang ada di sana!...cukup lengkapkan, sajian pantai yang disuguhkan di Pantai Santolo-Pameungpeuk ini!

sisi pantai karang 

Spot pantai Santolo sebenarnya cukup bagus untuk anda yang hobi fotografi. pasir putih, karang, ombak, hutan, perahu nelayan, sunset, awan dan banyak lagi...sayangnya pas saya ke sana, cuaca mendung dan hujan. Tapi itu tidak menyurutkan semangat untuk berfoto ria...

warung dan wc umum!

Satu catatan negatif saya adalah kebersihan pantai....di sisi paling luar pantai santolo, cukup banyak sampah-sampah plastik dan material sampah lainnya. Tadinya saya pikir pengunjung neh yang paling bertanggung jawab untuk sampah ini. Ternyata, dugaan saya tidak 100% bener. Saya memergoki 2 kali. Para pengusaha restoran dan penginapan di sana, membuang 3 ember sampah dengan santainya di pinggir pantai, tepat di belakang tempat usaha mereka. Mereka buang, dan mempersilahkan ombak, untuk menyeret sampah tersebut di laut (padahal sebagian sampah itu, kembali lagi ke pantai). Mereka menjadikan pantai dan laut santolo dengan pasir putih yang indah itu sebagai TPA (tempat pembuangan akhir) dari sampah hasil proses produksi mereka!!! Saya coba ngobrol dengan mereka,,,di jawab ringan saja, "iya, emang susah pak dibilangin, dan semua orang juga begitu sih pak!!!!"  Wah, kalau tanpa usaha pencegahan bersama, saya takut pantai ini, lama kelamaan menjadi pantai sampah, dan di jauhi wisatawan!!! siapa juga yang rugi kalau begitu???

Mudah-mudahan, kalau anda ke sana, anda ikut mengingatkan mereka untuk mulai mengelola sampah dengan cara yang baik dan benar, tanpa perlu mengorbankan pantai santolo yang indah itu.

Mau belajar fotografi murah dan efektif? saya sudah buatkan khusus untuk anda di fotoindah.com

Sabtu, 15 Januari 2011

Penangkaran Rusa di Buper Ranca Upas

green and blue

Ah...saya kok, ngga pernah bosan untuk camping sekeluarga di Ranca Upas! Tahu kenapa? saya sudah survey dan berkunjung ke beberapa bumi perkemahan di area jawab barat, tetapi tidak ada yang kriterianya sehebat ranca upas! apa sih kriteria itu?

"hey...I'm here!"

1. Akses jalan menuju lokasi mudah, aman dan nyaman
2. Lokasi Bumi perkemahan aman dan nyaman (suhu udara sekitar 15-25 derajat celcius, bidang datar cukup banyak, MCK memadai, pemandian air hangat, ada warung untuk support kebutuhan camping)
3. Mobil dan tenda bisa berdampingan (kriteria ini yang paling sulit di penuhi oleh bumi perkemahan lainnya)
4. Murah meriah...mobil rp.5000 dan 10rb/orang/malam
5. Area untuk dijelajahi oleh seluruh anggota keluarga cukup banyak dan variatif! (di RU, ada bukit untuk hiking, ada kolam pemancingan ikan, ada lapangan buat main, flying fox, penangkaran rusa, kebun teh Ranca Bali/harus jalan dulu agak jauh)

"2 makan satu memandang"

Kunjungan terakhir saya ke RU, cukup memanjakan, bagi anda yang hobi motret satwa. Di Area penangkaran rusa, Perhutani (sebagai pengelola/pemilik kawasan RU), telah membangun anjungan yang menjorok ke dalam area penangkaran rusa. Artinya? akses kita untuk mengamati dan memotret rusa lebih mudah dan nyaman sekali. Sebenarnya tidak terlalu banyak rusa yang ditangkarkan di sini, tapi itu juga sudah menyenangkan!

"kanopi yang menjorok ke penangkaran rusa"

Pagi hari adalah waktu yang paling tepat untuk hunting foto di area Ranca Upas (termasuk di area penangkaran Rusa). Matahari masih berada di pinggir ufuk, sehingga menimbulkan sensasi cahaya samping yang ekstrim. Lalu, semua terserah anda! mau motret dengan teknik front, side atau back lighting semuanya dijamin bagus (apabila didukung dengan sedikit ilmu tentang dasar-2 fotografi dan pencahayaan). Enjoy sekali motretnya, Rusa ada di sekililing kita, tinggal pilih dan cari yang sesuai selera serta sudut pengambilan yang pas. Semua jenis lensa bisa optimum di sana.

"siluet rusa"

Ngukur cahaya nya gimana? gampang, pakai saja program! karena kondisi pagi hari serta dominasi warna hijau yang cerah,,,hasil foto akan tampak alami dan indah. Jadi, coba deh, sekali-sekali, camping di Ranca Upas...

Mau belajar fotografi murah dan efektif? saya sudah buatkan khusus untuk anda di fotoindah.com

Jumat, 14 Januari 2011

Tempel, Pakem & Turi di Sleman Jogjakarta

Inilah suasana desa di daerah sekitar Tempel - Pakem

Melihat tayangan di televisi mengenai situasi wilayah Sleman yang terkena debu vulkanik erupsi Gunung Merapi 2010, sungguh membuat hati menjadi miris. Saya kenal sekali daerah sekitar tempel - Pakem. Karena salah satu dusun di daerah Sleman antara jalan Tempel menuju Pakem  adalah kampung halaman saya. Sejak tahun 2006 sampai dengan awal 2010 lalu, saya selalu silaturahim dengan sanak saudara di sana.  Berkunjung ke Tempel sudah jadi satu agenda tahunan keluarga kami.

ini ciri khas tempel-pakem, banyak desa wisata, jalan yang mulus dan sungai yang masih jernih

Di sekitar Tempel - Pakem, adalah daerah yang sangat subur sekali. Hawa yang sejuk ditambah struktur tanah yang berpasir menjadikan daerah ini cocok sekali untuk budidaya Salak Pondoh. Itu sebabnya, daerah tempel sangat terkenal sekali sebagai sentranya salak Pondoh. Kalau kita berkeliling desa di sekitar Tempel-Pakem, mata kita akan dimanjakan dengan hamparan hijaunya daun-daun Salak yang menjuntai gagah dan berjajar teratur. Belum lagi, kalau kita menikmati salak pondoh madu (jenis salak pondoh varitas unggul) yang masih fresh, baru dipetik dari pohonnya,,,Wah...luar biasa sekali. Di tambah lagi, Air di semua aliran sungai di sekitar Tempel - Pakem  masih bening, dingin dan segar. Anak-anak saya selalu minta ada sesi mandi di kali yang jernih itu, ketika kami berkunjung ke sana.


Insya Allah, semuanya kembali normal...

Ini kondisi salah satu spot di daerah sekitar Tempel-Pakem Awal November 2010 (foto kiriman dari Mba Iin)

Jarak Tempel-Pakem ke Gunung Merapi sekitar 15-20km. Ketika langit sedang cerah, dengan mudah kita dapat memandang gagahnya gunung ini. Sekarang (Nov 2010) daerah ini, masuk dalam daerah bahaya, karena abu vulkanik memang sudah deras menutupi daerah ini. Hamparan perkebunan salak pondoh yang hijau, sekarang berubah menjadi hamparan dedaunan yang tunduk layu tertimbun abu vulkanik Merapi. Suasana desa sekarang lengang karena ditinggal warganya yang pergi mengungsi....Insya Allah, apabila semuanya sudah kembali normal, Warga Tempel-Pakem dan daerah-daerah lain yang terkena dampak Erupsi Gunung Merapi mampu bangkit kembali seperti sedia kala....Amin.

Belajar fotografi murah dan efektif?  Saya sudah buatkan untuk anda, lihat caranya di fotoindah.com

Rabu, 12 Januari 2011

Sunda Kelapa Pelabuhan Kapal Kayu.

Ojeg perahu adalah salah satu angkutan umum di Pelabuhan Sunda Kelapa

Pelabuhan Sunda Kelapa, sudah tidak asing lagi! terutama bagi pencinta fotografi. Lokasi ini, sejak jaman dulu, sering dijadikan lokasi hunting favorit! Subjek-subjek foto di sunda kelapa, memang unik, untuk orang Jakarta! Karena, di sanalah  ditemukan puluhan kapal-kapal kayu yang berukuran jumbo! Bukan hanya itu saja, kegiatan para pekerja pengangkut barang juga menjadi atraksi dan subjek foto yang tak kalah menarik.

Aktivitas pekerja di Pelabuhan Sunda Kelapa,...salah satu subjek foto yang fotogenik!

Setelah lebih dari 10 tahun saya tidak ke Sunda Kelapa...November 2010, saya berkesempatan hunting foto lagi ke sana, ternyata, tidak banyak yang berubah!...Sunda kelapa, tetap berisi, kapal-kapal kayu, pekerja dan laut yang dipenuhi sampah!!!

Berapa umur tambatan tali ini?

Sunda kelapa memang lokasi hunting yang murah meriah, anda hanya perlu membayar pass masuk mobil seharga Rp.3.000 saja! dan selanjutnya, silahkan memotret sesuka hati anda! Saya sarankan, apabila anda mau ke sunda kelapa, pergilah pagi hari, karena matahari pagi akan menyinari bagian depan kapal dengan sudut yang bagus dan memberi dimensi pada hasil foto. Bawa masker, lumayan berguna! Karena debu jalan dan semen yang sedang dibongkar cukup mengganggu deh!

Idealnya, kalau ke sunda kelapa untuk hunting foto, anda membawa lensa super wide (11-16mm) dan lensa tele (200-300 mm). Lensa super wide dapat anda optimumkan dengan memotret full frame kapal-kapal kayu  yang sedang bersandar. Lensa tela, sangat berguna untuk mengampil spot-spot dari bagian-bagian kapal atau para pekerja yang sedang bongkar muat barang . Nah, kali ini saya sengaja tidak mau menggunakan lensa sudut lebar,...Saya akan  menggunakan lensa vario kesayangan nikkor 80-200mm f/2,8...memang saya tidak dapat memotret kapal kayu dengan efek distorsi dan unik. Tetapi, dengan keterbatasan sudut pandang lensa yang sempit, saya dipaksa untuk fokus, mencari subjek foto yang nyeni yang ada di sela-sela kapal, pelabuhan, pekerja dan apapun yang ada di sana. Hasilnya? ternyata cukup banyak, spot-spot yang menarik!

ternyata di sela-sela kapal kayu besar, ada celah-celah yang bisa dijadikan subjek foto

Belajar fotografi murah dan efektif?  Saya sudah buatkan khusus untuk anda, lihat caranya di fotoindah.com

dapet spot untuk motret kapal kayu secara utuh...

Senin, 10 Januari 2011

Wisata Erupsi Gunung Merapi 2010

Awal tahun 2011, akhirnya kesampean juga saya untuk mengunjungi "hebatnya dampak erupsi Gunung Merapi".

Tiga foto di atas, diambil di dusun kepuharjo, cangkringan

Sebenarnya ada dua lokasi utama untuk menikmati sekaligus merenungi akibat erupsi Gunung Merapi. Yang pertama adalah daerah sekitar kecamatan Cangkringan. Patokan menuju lokasi ini apabila kita dari arah Jogja adalah Lampu merah Pakem belok kiri, setelah itu, ikuti saja petunjuk arah di sana. Ada beberapa warga yang menyetop kita di tengah jalan untuk meminta sumbangan sukarela. Masuk ke lokasi, kita akan dikenakan retribusi Rp.5 rb/orang. Di daerah ini kita akan disuguhi dengan pemandangan yang membuat miris dan merinding. Bagaimana tidak, kita akan menyaksikan desa-desa yang tertimbun pasir dan batu yang dimuntahkan oleh Gunung Merapi pada 5 November 2010. Tebalnya timbunan pasir dan batu di desa-desa tersebut mencapai 5 meter!!!. Semua desa yang tertimbun adalah desa-desa yang berada di pigir Kali Gendol, yang merupakan aliran utama muntahan material merapi yang panas itu. Di sekitar timbunan pasir dan batu itu,,,kita akan disuguhkan dengan pohon-pohon besar yang kering karena terbakar oleh panasnya material merapi ketika itu. Di dusun kepuharjo, ada beberapa batu yang berukuran jumbo (diameter sekitar 7 meter!!!) yang dimuntahkan oleh Merapi...Wowww...

Berhenti dahulu sebelum sampai di dusun kinahrejo...

Lokasi ke dua wisata erupsi Gunung Merapi adalah Dusun Kinahrejo, dusun tempat tinggalnya Almarhum Mbah Marjidjan yang fenomenal itu. Untuk mencapai lokasi dusun ini, saya menyarankan untuk mengambil jalur yang menuju kaliurang (jangan dari Cangkringan), lalu belok kanan, ke arah Merapi Golf,...setelah itu tinggal ikuti petunjuk yang mengantarkan kita ke Kinahrejo. Retribusi menuju kinahrejo cukup murah, hanya Rp.5 rb begitu juga untuk parkir mobil Rp.5 rb.  Sekitar jalan menuju Kinahrejo, kita akan melihat hamparan bukit pinus yang telah luluh lantah,...terbakar dan tumbang. Begitu juga dengan bangunan-bangunan rumah penduduk di sana sudah tidak ada yang utuh lagi.

Lokasi dusun kinahrejo berada di atas bukit yang hanya berjarak sekitar 5km dari puncak Merapi. Kita harus mendaki bukit sejauh 1 km, kalau mau lihat Rumah Mbah Maridjan....cukup menantang! tapi kalau anda tidak mau capek, tersedia jasa ojek ke atas, sebesar Rp.20 ribu saja! (itu pun sudah termasuk mendapat bonus jasa pemandu wisata). Kondisi Dusun ini, sangat membuat hati miris....semua rata dengan tanah...bangunan, pepohonan, tiang listrik...termasuk rumah dan masjid tempat Mbah Maridjan....


Untuk anda yang berniat untuk hunting foto di area wisata erupsi merapi, pergilah pagi-pagi. Usahakan jam 07 pagi anda sudah disana dan jangan hari libur!!!. Mengapa?

1. Gunung merapi ketika pagi biasanya belum tertutup kabut.
2. kontras cahaya cukup bagus dan warna cahayanya masih hangat.
3. Belum ramai pengunjung dan tidak terlalu panas, sehingga kita bisa menjelajahi area hunting foto yang lebih luas.
4. Khusus untuk Wisata ke Dusun Kinahrejo, saya sarankan,  berhenti dahulu di tengah jalan (jangan langsung ke tempat parkir di dusun kinahrejo)...karena banyak spot foto yang menarik di sana (hamparan pohon-pohon pinus besar yang tumbang, kendaraan yang hangus, kali kuning dan bukit-bukit sekitar)....

Berkunjunglah ke sana,....live show berbeda dengan tampilan di foto atau televisi!,...trust me!

Belajar fotografi murah dan efektif?  Saya sudah buatkan khusus untuk anda, lihat caranya di fotoindah.com